{"id":2447,"date":"2010-10-11T09:00:37","date_gmt":"2010-10-11T12:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/?p=2447"},"modified":"2026-08-09T02:19:16","modified_gmt":"2026-08-09T05:19:16","slug":"cara-membentuk-frasa-dalam-bahasa-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/como-formar-frases-em-japones\/","title":{"rendered":"Cara membentuk kalimat dalam bahasa Jepang: metode langkah demi langkah"},"content":{"rendered":"<p>Untuk membentuk kalimat dalam bahasa Jepang, mulailah dari apa yang ingin Anda komunikasikan, pilih predikat, dan tambahkan hanya informasi yang diperlukan. Alih-alih menerjemahkan setiap kata dari bahasa Portugis dalam urutan yang sama, susun pesan dalam kelompok yang ditandai partikel dan pertahankan predikat di akhir.<\/p>\n<p>Proses ini memungkinkan Anda membuat kalimat yang berguna sejak awal. Anda dapat memulai hanya dengan kata kerja, kata sifat, atau kata benda yang diikuti <span lang=\"ja\">\u3067\u3059<\/span> dan kemudian sertakan waktu, tempat, objek, dan topik sesuai kebutuhan situasi.<\/p>\n<img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-2450\" src=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/formar-frases-em-japones.gif\" alt=\"Cara membentuk kalimat dalam bahasa Jepang\" width=\"175\" height=\"135\" \/>\n<h2>Ide utama: bangun kalimat dari predikat<\/h2>\n<p>Predikat memberi tahu apa yang terjadi atau apa yang dinyatakan. Dalam kalimat bahasa Jepang, predikat biasanya muncul di akhir dan dapat dibentuk oleh kata kerja, kata sifat, atau ekspresi nominal. Ini adalah aturan praktis yang lebih berguna daripada mencoba menghafal rumus yang panjang dan kaku.<\/p>\n<p>Perhatikan bagaimana sebuah kalimat dapat berkembang tanpa kehilangan intinya:<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u98df\u3079\u307e\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Tabemasu.<\/em><br \/>(Saya) makan atau akan makan.<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u30d1\u30f3\u3092\u98df\u3079\u307e\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Pan o tabemasu.<\/em><br \/>(Saya) makan roti.<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u671d\u3001\u5bb6\u3067\u30d1\u30f3\u3092\u98df\u3079\u307e\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Asa, ie de pan o tabemasu.<\/em><br \/>Di pagi hari, saya makan roti di rumah.<\/p>\n<p>Kata kerja <span lang=\"ja\">\u98df\u3079\u307e\u3059<\/span> tetap di akhir. <span lang=\"ja\">\u30d1\u30f3\u3092<\/span> mengidentifikasi objek tindakan, <span lang=\"ja\">\u5bb6\u3067<\/span> menunjukkan di mana tindakan terjadi, dan <span lang=\"ja\">\u671d<\/span> menambahkan referensi waktu. Kata ganti tidak muncul karena konteks dapat memperjelas siapa yang makan.<\/p>\n<h2>Cara membentuk kalimat dalam bahasa Jepang dalam lima langkah<\/h2>\n<ol>\n<li><strong>Tentukan pesan minimum.<\/strong> Tanyakan apa yang sebenarnya perlu dikomunikasikan: tindakan, keadaan, identifikasi, atau pertanyaan.<\/li>\n<li><strong>Pilih predikat.<\/strong> Gunakan verba, adjektiva, atau frasa nominal yang mengandung ide tersebut.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan kelompok yang diperlukan.<\/strong> Sertakan objek, tujuan, tempat, teman, atau topik dan tandai hubungannya dengan partikel yang tepat.<\/li>\n<li><strong>Letakkan modifikator sebelum istilah yang dimodifikasi.<\/strong> Adjektiva dan deskripsi lain datang sebelum kata benda yang dirujuk.<\/li>\n<li><strong>Tinjau konteks dan ragam bahasa.<\/strong> Hilangkan informasi yang jelas, konfirmasikan partikel, dan jangan campur bentuk sopan dan informal tanpa alasan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika logika predikat akhir masih tampak baru, lihat panduan tentang <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/urutan-kata-dalam-bahasa-jepang\/\">urutan kata dalam bahasa Jepang<\/a>. Artikel tersebut membahas SOV, modifikator, dan fleksibilitas tanpa mengubah urutan dasar menjadi aturan mutlak.<\/p>\n<h2>Tiga inti untuk mulai membuat kalimat<\/h2>\n<p>Anda tidak perlu menguasai semua konjugasi untuk menghasilkan pesan pertama. Mulailah dengan tiga inti yang sering digunakan.<\/p>\n<table>\n<thead><tr><th>Jenis predikat<\/th><th>Contoh<\/th><th>Makna<\/th><\/tr><\/thead>\n<tbody>\n<tr><td>Frasa nominal<\/td><td><span lang=\"ja\">Saya seorang mahasiswa.<\/span><br \/><em>Watashi wa gakusei desu.<\/em><\/td><td>Saya seorang pelajar.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Adjektiva<\/td><td><span lang=\"ja\">\u3053\u306e\u672c\u306f\u9762\u767d\u3044\u3067\u3059\u3002<\/span><br \/><em>Kono hon wa omoshiroi desu.<\/em><\/td><td>Buku ini menarik.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Kata kerja<\/td><td><span lang=\"ja\">Setiap hari, saya belajar bahasa Jepang.<\/span><br \/><em>Mainichi, nihongo o benky\u014d shimasu.<\/em><\/td><td>Saya belajar bahasa Jepang setiap hari.<\/td><\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dalam <span lang=\"ja\">\u5b66\u751f\u3067\u3059<\/span>, <span lang=\"ja\">\u3067\u3059<\/span> membantu membentuk pernyataan sopan dengan kata benda. Ini tidak berarti bahwa ia dapat ditempatkan setelah bentuk verba apa pun. Untuk mengatakan \u201cbagaimana\u201d dalam ragam sopan, gunakan <span lang=\"ja\">\u98df\u3079\u307e\u3059<\/span>, dan bukan <span lang=\"ja\">\u98df\u3079\u308b\u3067\u3059<\/span>.<\/p>\n<p>Untuk memperluas pola-pola ini, tinjau <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/kata-benda-dalam-bahasa-jepang\/\">kata benda dalam bahasa Jepang<\/a> dan <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/jenis-kata-sifat-dalam-bahasa-jepang\/\">jenis-jenis adjektiva Jepang<\/a>.<\/p>\n<h2>Gunakan partikel sebagai label fungsi<\/h2>\n<p>Partikel muncul setelah kata atau kelompok dan menunjukkan bagaimana kelompok tersebut berpartisipasi dalam pesan. Partikel tidak selalu sesuai dengan satu preposisi dalam bahasa Portugis; pilihannya bergantung pada fungsi dalam kalimat.<\/p>\n<ul>\n<li><strong><span lang=\"ja\">\u306f<\/span> (<em>wa<\/em>):<\/strong> memperkenalkan topik yang akan dikomentari.<\/li>\n<li><strong><span lang=\"ja\">\u304c<\/span> (<em>ga<\/em>):<\/strong> menandai subjek gramatikal dalam berbagai struktur dan dapat menyoroti siapa atau apa yang terlibat.<\/li>\n<li><strong><span lang=\"ja\">\u3092<\/span> (<em>o<\/em>):<\/strong> menandai, antara lain, objek langsung dari suatu tindakan.<\/li>\n<li><strong><span lang=\"ja\">\u306b<\/span> (<em>ni<\/em>):<\/strong> dapat menandai tujuan, titik waktu, keberadaan, atau sasaran, tergantung pada predikatnya.<\/li>\n<li><strong><span lang=\"ja\">\u3067<\/span> (<em>dari<\/em>):<\/strong> dapat menunjukkan tempat terjadinya suatu tindakan atau sarana yang digunakan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Alih-alih memilih partikel berdasarkan terjemahan terpisah, identifikasi hubungan antara kelompok dan predikat. Panduan <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/partikel-dasar-dalam-bahasa-jepang\/\">partikel dalam bahasa Jepang<\/a> menyajikan penggunaan dasar dengan lebih banyak contoh.<\/p>\n<h2>Dari bahasa Portugis ke kalimat bahasa Jepang yang alami<\/h2>\n<p>Pertimbangkan pesan \u201cSaya belajar bahasa Jepang di perpustakaan setiap hari Sabtu\u201d. Pertama, pisahkan informasi menjadi kelompok-kelompok:<\/p>\n<ul>\n<li>waktu: setiap hari Sabtu;<\/li>\n<li>tempat tindakan: di perpustakaan;<\/li>\n<li>objek studi: bahasa Jepang;<\/li>\n<li>predikat: belajar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Salah satu kalimat yang mungkin adalah:<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u6bce\u9031\u571f\u66dc\u65e5\u3001\u56f3\u66f8\u9928\u3067\u65e5\u672c\u8a9e\u3092\u52c9\u5f37\u3057\u307e\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Maish\u016b doy\u014dbi, toshokan de nihongo o benky\u014d shimasu.<\/em><br \/>Saya belajar bahasa Jepang di perpustakaan setiap hari Sabtu.<\/p>\n<p>Tidak perlu menerjemahkan \u201csaya\u201d. Jika orang yang berbicara sudah diketahui, menghilangkan <span lang=\"ja\">\u79c1<\/span> membuat kalimat lebih efisien dan alami. Juga tidak ada partikel wajib setelah setiap ekspresi waktu: <span lang=\"ja\">\u6bce\u9031\u571f\u66dc\u65e5<\/span> berfungsi langsung sebagai referensi waktu dalam contoh ini.<\/p>\n<p>NINJAL mendeskripsikan bahasa Jepang sebagai bahasa dengan urutan dasar SOV dan menunjukkan bahwa elemen modifikasi cenderung mendahului istilah utama. Klasifikasi ini adalah dasar analisis, bukan cetakan yang memaksa setiap kalimat untuk mengandung subjek dan objek eksplisit. Lihat <a href=\"https:\/\/kotoba.ninjal.ac.jp\/qa\/yokuaru\/qa-224\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">penjelasan institusional tentang urutan dasar bahasa Jepang<\/a>.<\/p>\n<h2>Cara membuat pertanyaan dan kalimat negatif<\/h2>\n<p>Dalam ragam sopan awal, banyak pertanyaan dapat dibentuk dengan menambahkan <span lang=\"ja\">\u304b<\/span> di akhir:<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u6f2b\u753b\u3092\u8aad\u307f\u307e\u3059\u304b\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Manga o yomimasu ka.<\/em><br \/>Apakah kamu membaca manga?<\/p>\n<p>Lawan bicara sering dihilangkan jika sudah jelas. Oleh karena itu, tidak perlu memulai secara mekanis dengan kata yang setara dengan \u201ckamu\u201d. Artikel tentang <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/cara-mengajukan-pertanyaan-dalam-bahasa-jepang\/\">cara mengajukan pertanyaan dalam bahasa jepang<\/a> menunjukkan bentuk interogatif lainnya.<\/p>\n<p>Untuk meniadakan suatu tindakan dalam ragam yang sama, ubah bentuk kata kerjanya:<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u4eca\u65e5\u306f\u30b3\u30fc\u30d2\u30fc\u3092\u98f2\u307f\u307e\u305b\u3093\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Ky\u014d wa k\u014dh\u012b o nomimasen.<\/em><br \/>Hari ini saya tidak minum kopi.<\/p>\n<p>Dengan kata benda, pilihan sopan yang umum adalah <span lang=\"ja\">\u3058\u3083\u306a\u3044\u3067\u3059<\/span>:<\/p>\n<p><strong><span lang=\"ja\">\u5b66\u751f\u3058\u3083\u306a\u3044\u3067\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Gakusei ja nai desu.<\/em><br \/>Saya bukan mahasiswa.<\/p>\n<h2>Kesalahan umum saat menyusun kalimat<\/h2>\n<h3>Menerjemahkan kata demi kata<\/h3>\n<p>Urutan dan fungsi tidak bersesuaian satu per satu dengan bahasa Indonesia. Terjemahkan dulu maksudnya, lalu bangun ulang pesannya dengan pola bahasa Jepang.<\/p>\n<h3>Mengulang kata ganti di setiap kalimat<\/h3>\n<p><span lang=\"ja\">\u79c1<\/span> dan referensi lainnya dapat dihilangkan ketika konteks sudah mengidentifikasi orangnya. Mengulangnya tanpa perlu dapat membuat ucapan terasa berat.<\/p>\n<h3>Memilih partikel berdasarkan padanan yang tetap<\/h3>\n<p><span lang=\"ja\">\u306b<\/span> tidak selalu berarti \u201cdi\u201d, sama seperti <span lang=\"ja\">\u3067<\/span> tidak memiliki satu terjemahan tunggal. Perhatikan predikat dan fungsi kelompoknya.<\/p>\n<h3>Mencampur ragam<\/h3>\n<p>Bentuk seperti <span lang=\"ja\">\u98df\u3079\u307e\u3059<\/span> termasuk dalam ragam sopan; <span lang=\"ja\">\u98df\u3079\u308b<\/span> adalah bentuk sederhana. Untuk kalimat pertama yang koheren, pilih satu ragam dan pertahankan.<\/p>\n<h3>Mencoba menyusun pesan panjang terlalu cepat<\/h3>\n<p>Mulailah dengan inti yang benar dan tambahkan satu kelompok demi satu. Lebih mudah untuk meninjau <span lang=\"ja\">\u672c\u3092\u8aad\u307f\u307e\u3059<\/span> sebelum menyertakan kapan, di mana, dengan siapa, dan mengapa.<\/p>\n<h2>Latihan: susun kalimat per kelompok<\/h2>\n<p>Atur setiap pesan lalu bandingkan dengan jawaban yang mungkin.<\/p>\n<ol>\n<li>Besok saya akan belajar di rumah.<\/li>\n<li>Yuki makan sushi di restoran.<\/li>\n<li>Apakah kamu membaca manga?<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Jawaban<\/h3>\n<p><strong>1. <span lang=\"ja\">\u660e\u65e5\u3001\u5bb6\u3067\u52c9\u5f37\u3057\u307e\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Ashita, ie de benky\u014d shimasu.<\/em><br \/><span lang=\"ja\">\u660e\u65e5<\/span> menunjukkan waktu, <span lang=\"ja\">\u5bb6\u3067<\/span> menandai tempat tindakan dan <span lang=\"ja\">\u52c9\u5f37\u3057\u307e\u3059<\/span> mengakhiri kalimat.<\/p>\n<p><strong>2. <span lang=\"ja\">\u3086\u304d\u3055\u3093\u306f\u30ec\u30b9\u30c8\u30e9\u30f3\u3067\u5bff\u53f8\u3092\u98df\u3079\u307e\u3059\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Yuki-san wa resutoran de sushi o tabemasu.<\/em><br \/><span lang=\"ja\">\u3086\u304d\u3055\u3093\u306f<\/span> memperkenalkan topik, <span lang=\"ja\">\u30ec\u30b9\u30c8\u30e9\u30f3\u3067<\/span> menunjukkan lokasi tindakan dan <span lang=\"ja\">\u5bff\u53f8\u3092<\/span> menandai objek.<\/p>\n<p><strong>3. <span lang=\"ja\">\u6f2b\u753b\u3092\u8aad\u307f\u307e\u3059\u304b\u3002<\/span><\/strong><br \/><em>Manga o yomimasu ka.<\/em><br \/>Lawan bicara dipahami dari konteks, dan <span lang=\"ja\">\u304b<\/span> mengubah kalimat sopan menjadi pertanyaan.<\/p>\n<h2>Cara berlatih tanpa bergantung pada terjemahan harfiah<\/h2>\n<p>Pilih pola pendek dan ganti hanya satu elemen pada satu waktu: <span lang=\"ja\">\u6c34\u3092\u98f2\u307f\u307e\u3059<\/span>, <span lang=\"ja\">\u304a\u8336\u3092\u98f2\u307f\u307e\u3059<\/span>, <span lang=\"ja\">\u30b3\u30fc\u30d2\u30fc\u3092\u98f2\u307f\u307e\u3059<\/span>. Setelah itu, tambahkan waktu atau tempat. Latihan ini membantu mengasosiasikan seluruh kelompok dengan fungsi komunikatif.<\/p>\n<p>Sebagai <a href=\"https:\/\/www.irodori.jpf.go.jp\/assets\/data\/Grammar_all.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">catatan tata bahasa Irodori, dari Japan Foundation<\/a>, menyajikan pola-pola dalam situasi komunikasi dan mengonfirmasi bahwa partikel menunjukkan hubungan antar elemen kalimat. Proyek ini juga menyediakan <a href=\"https:\/\/www.irodori.jpf.go.jp\/en\/resources.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">daftar institusional pola kalimat dan latihan<\/a> untuk studi tambahan.<\/p>\n<h2>Langkah berikutnya: buatlah kalimat pendek yang dapat diverifikasi<\/h2>\n<p>Mulailah dengan predikat yang sudah Anda kenal, tambahkan satu atau dua kelompok, dan bandingkan kalimat Anda dengan contoh yang dapat dipercaya. Untuk mengatur studi, gunakan <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/kursus-panduan-belajar-gratis-di-jepang\/\">panduan kursus bahasa Jepang gratis<\/a> dan tinjau kembali <a href=\"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/tata-bahasa-jepang-dasar\/\">dasar-dasar tata bahasa Jepang<\/a> setiap kali Anda perlu merevisi fungsi setiap elemen.<\/p>\n<h2>Pertanyaan yang sering diajukan tentang cara membentuk kalimat dalam bahasa Jepang<\/h2>\n<div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list\">\n<div id=\"faq-question-435109c75c9d9\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question\">Bagaimana susunan dasar kalimat dalam bahasa Jepang?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer\">\n\n<p>Bahasa Jepang diklasifikasikan sebagai bahasa dengan urutan dasar SOV, tetapi aturan praktis yang paling penting adalah menjaga predikat di akhir. Kelompok-kelompok sebelumnya dapat bervariasi sesuai konteks dan fokus, karena partikel membantu menunjukkan fungsinya.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-7e0bf4f3df141\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question\">Apakah setiap kalimat dalam bahasa Jepang memerlukan subjek?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer\">\n\n<p>Tidak. Subjek, topik, dan elemen lainnya dapat dihilangkan ketika sudah jelas dari situasi atau percakapan. Sebuah kalimat yang hanya terdiri dari predikat dapat menjadi lengkap dalam konteks yang sesuai.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-24f6d0360195d\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question\">Kapan saya harus menggunakan desu dalam sebuah kalimat?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer\">\n\n<p>Pada tingkat pemula, \u3067\u3059 muncul dalam pernyataan sopan dengan kata benda dan juga dalam konstruksi dengan kata sifat. Ini tidak boleh ditambahkan secara mekanis setelah kata kerja dalam bentuk sederhana: gunakan \u98df\u3079\u307e\u3059 atau \u98df\u3079\u308b, bukan \u98df\u3079\u308b\u3067\u3059.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-10002cca838fd\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question\">Bagaimana cara mengetahui partikel mana yang harus digunakan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer\">\n\n<p>Identifikasi hubungan antara kelompok dan predikat: topik, subjek, objek, tujuan, waktu, atau tempat tindakan, misalnya. Hindari memilih partikel hanya karena terjemahan tetap ke bahasa Portugis.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-8988059df32be\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question\">Bagaimana cara berlatih membuat kalimat tanpa menerjemahkan kata demi kata?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer\">\n\n<p>Hafalkan pola pendek dan ganti satu elemen pada satu waktu. Lalu tambahkan waktu, tempat, atau objek, sambil selalu mempertahankan predikat dan meninjau fungsi yang ditandai oleh setiap partikel.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari cara membentuk kalimat dalam bahasa Jepang mulai dari predikat, mengatur setiap kelompok dengan partikel, dan menghindari terjemahan kata per kata.<\/p>","protected":false},"author":18,"featured_media":85,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[60,1],"tags":[71,2,3],"class_list":["post-2447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-vocabulario-japones","category-japones","tag-gramatica-japonesa","tag-idioma-japones","tag-nihongo","resize-featured-image"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2447"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4399,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2447\/revisions\/4399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/comoaprenderjapones.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}