Romaji dan perangkapnya

Seperti yang sudah banyak dari kita ketahui, peran romaji dalam nihongo (日本語) adalah membantu membaca dan melafalkan simbol-simbol Jepang, dan bukan menggantikan tulisan Jepang dengan karakter romanisasi kita.

Romaji dan jebakannya - orang Jepang membaca

Fakta ini menimbulkan berbagai masalah dan dapat secara signifikan menghambat perkembangan kemampuan kita membaca dan menulis dalam bahasa Jepang yang sebenarnya.

Mengapa ini terjadi?

Meskipun mengetahui sisi negatifnya, banyak pelajar bahasa Jepang yang masih bersikeras menggunakan romaji dalam kehidupan sehari-hari, semacam menggantikan cara penulisan bahasa Jepang dengan kanji menggunakan huruf-huruf alfabet kita.

Ini terjadi karena berbagai alasan, seperti kurangnya dukungan bahasa Jepang pada sistem operasi modern, karena fitur ini tidak terpasang secara default di sebagian besar komputer; ketidaktahuan akan alat IME lain untuk menulis dalam bahasa Jepang, seperti wakan dan ajax ime; atau bahkan kemalasan untuk mengakses program-program ini dan menggunakan bahasa Jepang sebagaimana mestinya.

Sekarang muncul masalah baru

Baru-baru ini saya menyadari masalah baru yang bisa ditimbulkan oleh romaji. Ketika digunakan dengan cara yang berbeda dari tujuan aslinya, romaji dapat membingungkan penerjemahan kalimat dan penggalan teks yang terisolasi.

Masalahnya adalah sebuah kanji bisa memiliki beberapa pelafalan yang berbeda dan, karena itu, ada kemungkinan beberapa kanji memiliki pelafalan yang sama, tergantung pada kalimat dan konteks kata-katanya.

Bagaimana kalau kita ambil kamus bahasa Jepang favoritmu dan cari kata き. Kemungkinan besar kita akan menemukan sejumlah kanji, seperti 木, 気, 記…

Masalah yang sama juga bisa terjadi dalam kalimat yang lebih sederhana, di mana konteksnya tidak diketahui.

Pernahkah kamu mencoba mengambil kalimat dalam romaji dan mengubahnya menjadi kanji? Hasilnya bisa menjadi kekacauan total.

Sebagai gambaran, dengan menggunakan dukungan bahasa Jepang di Windows, kamu bisa menulis kata 東京 menggunakan pelafalan Higashi myiako, yang selain sama sekali tidak masuk akal, juga tidak ada dalam standar pembacaan resmi Jepang.

Yang paling menarik adalah masalah ini menimpa baik pelajar pemula maupun pelajar yang lebih mahir dalam Bahasa Jepang. Bahkan orang Jepang sendiri kesulitan dengan pelafalan kanji yang berada di luar Jouyou Kanji (1.945 kanji resmi Jepang yang kurang dikenal).

Bagaimana meminimalkan masalah ini dengan romaji

Menurut pengalaman saya dalam bahasa Jepang, saya dapat melihat bahwa ada dua cara untuk meminimalkan kebingungan selama penerjemahan teks bahasa Jepang.

Cara pertama adalah selalu menggunakan teks yang ditulis dalam kanji dan banyak bergaul dengan bahasa Jepang.

1. Setiap kali belajar bahasa Jepang, pilihlah teks yang ditulis dalam kanji.
Ketika menulis menggunakan kanji, penerjemahan lebih mudah dan tidak terlalu mengganggu pembacaan, karena kita memiliki kanji yang menyampaikan ide yang lebih jelas tentang makna kalimat. Dan jika teksnya memiliki audio, itu lebih baik lagi.

Selain itu, kalimat yang ditulis dalam bahasa Jepang asli memudahkan tindakan mempelajari kanji baru melalui membaca teks, hal yang justru dapat dirugikan oleh romaji.

Jauh lebih mudah menemukan arti kanji di kamus melalui kanji itu sendiri daripada melalui pelafalannya.

Jika Anda terbiasa membaca situs web di internet dalam kanji dan kesulitan menemukan pelafalan simbol Jepang, saya sarankan Anda menggunakan plugin mozilla firefox seperti Furigana Injector atau situs seperti hiragana megane, yang secara otomatis menyisipkan furigana di situs dan teks kanji.

2. Hiduplah dan bergaulah sebanyak mungkin dengan bahasa Jepang
Banyak dari kebingungan ini diminimalkan melalui pergaulan dengan bahasa, atau melalui pengetahuan tentang konteks kalimat, yang membuat konten tertulis jauh lebih mudah dipahami.

Mengikuti logika ini, kita mungkin tidak mengenal kanji atau kata dalam romaji, tetapi dengan memahami konteksnya, kita dapat memahami pesan teks meskipun mengandung kata-kata yang tidak dikenal.

Kesimpulan

Sekali lagi, saya kembali melihat kekurangan dalam pembelajaran bahasa Jepang dengan penggunaan romaji yang berlebihan.

Setiap kali belajar bahasa Jepang melalui teks, cobalah membaca teks, situs, dan buku yang ditulis dalam kanji. Ini akan menghemat Anda dari pekerjaan dan pemborosan waktu yang disebabkan oleh penggunaan romaji.

Selain itu, dengan menggunakan kanji, Anda akan semakin dekat dengan bahasa Jepang asli.

またね!

Kredit gambar adalah milik Café du Monde.

Cara Belajar Bahasa Jepang
Ikhtisar Privasi

Situs web ini menggunakan cookie sehingga kami dapat memberikan Anda pengalaman pengguna terbaik yang mungkin. Informasi cookie disimpan di browser Anda dan menjalankan fungsi seperti mengenali Anda saat Anda kembali ke situs web kami dan membantu tim kami memahami bagian situs web mana yang menurut Anda paling menarik dan berguna.